High School Damn Memories

Ini adalah buku pertama gue. Meskipun masih self-publishing dan terkesan belum maksimal, tapi gue sudah cukup bersyukur telah menghasilkan karya sebesar ini. Jika ingin membacanya, silahkan hubungi saya, dan pesan bukunya sekarang juga!

Muhammad Zopi CP17 the Close-Up Illusionist

Salah satu hobi terbesar gue adalah sulap. Gue menguasai hampir semua jenis aliran sulap, tapi lebih fokus di Close-Up Illusion atau ilusi jarak dekat. Silahkan lihat artikel dan video aksi sulap gue di sini!

Islam Aswaja NU

Organisasi Islam Ahlussunnah Wal Jama'ah di Indonesia adalah Nahdlatul Ulama. NU terkenal dengan amalan sunnah-sunnahnya yang sangat banyak. Dan alhamdulillah, gue juga salah satu dari jutaan pengikut NU. Sedikit info mengenai NU bisa lo baca di sini!

Showing posts with label Drawing and Painting. Show all posts
Showing posts with label Drawing and Painting. Show all posts

Monday, April 15, 2013

Right Here Waiting

Tak banyak cing-cong. Gue juga lupa kenapa gue nggambar gambar ini. Tahu-tahu pengen aja nggambar cewek yang lagi sendirian gini, sedangkan di sekitarnya para ada cewek-cewek yang sudah memiliki cowok di sampingnya. Hiks hiks, kasihan bener cewek ini. "Gue tahu Zop, kenapa lo ngegambarnya cewek sendirian gitu." Kenapa emang? "Soalnya kalau gambarnya cowok, itu berarti lo ngegambar keadaan diri lo sendiri. Wkwkwkwk." Berisik!!!

Oke dah silahkan lihat aja corat-coret gak jelas gue yang satu ini. Judul Right Here Waiting, kayaknya hanya karena gue sekarang lagi latihan fingerstyle cover lagu itu. Ya itu doang alasannya. Udah, selamat melototin gambar gak jelas gue.


Monday, February 18, 2013

Siang di Seberang Istana-istana


Belum lama ini gue liburan UAS semester 5, dan tentu saja gue pulang kampung ke Pekalongan. Dan kebetulan gue sempet jalan-jalan ke pusat kota. Di sana gue lihat pemandangan yang biasa. Ya pemandangan biasa yang sangat biasa. Dan seperti biasanya lagi, saya merasa sedih melihatnya. Ya, hanya bisa merasa sedih seperti biasanya. "Sebenernya apa sih yang lo lihat, Zop?" Gue lihat seorang bapak-bapak duduk lesuh di pinggiran alun-alun kota. Beliau adalah seorang tukang sol dan semir sepatu, kawan. Beliau duduk, bengong melompong, melihat orang-orang yang tertawa bahagia sambil turun dari mobil-mobilnya, dan hendak masuk ke mall dan toko-toko mewah di sekitar sana. Beliau melihat mereka, tapi terlihat jika pikirannya entah lagi dimana. Ya, sekali lagi gue cuma bisa merasa sedih dan iba. Tanpa bisa membantu apa-apa.

Dan kemaren, hari Rabu, gue kuliah Audit Keuangan Sektor Pemerintah untuk pertama kali. Namun seperti kuliah mata kuliah yang lainnya, ya seperti biasa, gue gak dengerin apa yang dosen gue omongin. Seperti biasanya gue cuma corat-coret gak pasti. Dan saat itu, entah kenapa gue jadi teringat Bapak tukang sol-semir yang di Pekalongan tadi. Dan akhirnya gue ambil selembar isi binder kosong, dan gue bikin lah gambar ini.

Gambar ini gue kasih judul "Siang di Seberang Istana-istana". Dan gue kasih puisi, yang gue ambil dan gue edit dari lagunya Bang Iwan Fals yang berjudul Siang Seberang Istana. Ya, intinya ini adalah sebuah bentuk rasa sedih gue melihat Bapak sol-semir tadi. Memang hanya ini yang bisa lakuin. Setidaknya untuk saat ini. Semoga suatu saat nanti, gue bisa memberi sesuatu yang lebih berarti bagi beliau dan saudara-saudara senasib. Dan semoga beliau-beliau ini berhak diangkat derajatnya oleh Allah SWT, baik di dunia maupun akhirat. Amin ya Robbal 'alamin.


"SIANG DI SEBERANG ISTAN-ISTANA"

Seorang tua bertubuh dekil
Terbengong memangku tangan
Tertabur debu jalanan

Sebotol air bersebelah berdiri
Kawan setia sehabis bekerja
Siang di seberang istana-istana

Kotak sol semir yang sama dekil
Benteng rapuh dari lapar memanggil
Gardu dan mata para penjaga
Saksi nyata yang sudah terbiasa

Sombong melangkah istana yang megah
Seakan meludah di atas tubuh yang resah
Ribuan jerit di depan hidung dan matamu
Namun yang ku tahu, tak terasa mengganggu

Gema adzan Ashar sentuh telinga
Buyarkan bengong si tua siang tadi
Dia berdiri malas melangkahkan kaki
Diraihnya harapan digenggam tak dilepaskan lagi

Diambil dan diedit dari: Siang Seberang Istana, oleh Iwan Fals.

Wednesday, January 9, 2013

Hobbies at Corner

















Rabu, 9 Januari 2013, jam 11.00 WIB, gue kuliah Audit Keuangan Sektor Komersial di rung J307 Gedung J Sekolah Tinggi Akuntansi Negara. "Terus kenapa Zop? Kita gak peduli tuh lo jam segitu lagi ngapain." Berisik emang lo ya?! Kalau gitu gak usah buka blog gue dong!

Ya sodara-sodara, jadi itu adalah kuliah AKSK terakhir gue. Jadi hari Senin tanggal 14 Januari ntar gue udah UAS, makanya minggu ini semua kuliah akan berakhir. Nah yang namanya mahasiswa, tugasnya waktu di kelas apaan? Ya, bener banget, Tidur. BUKAN! Maksudnya ya belajar lah ya. Ya itu kalau mahasiswa yang bener. Kalau yang gak bener kayak gue? Ya tidur itu tadi.

Nah tadi waktu kuliah AKSK terakhir itu, gue duduk paling belakang (seperti biasanya), otomatis kesempatan baik buat tidur. Tapi sodara, anda gak akan berani tidur saat kuliah AKSK. Karena dosen AKSK gue itu... gimana ya ngomongnya... gak serem sih... tapi kalau ngomong menyakitkan (maaf-maafan lagi ya pak?). Nah jadi gak mungkin gue mau tidur, atau bisa-bisa dikatain yang sengata-ngatainnya orang ngatain deh. Dan daripada gue nganggur dan bengong gak jelas, ya udah gue PINJEM aja pulpen dari temen gue, Tia. Gue pinjem pulpen, dan gue keluarin selambar (lagi) kertas binder. SREEETTTTT! Dan gue mulai nggambar corat-coret gak jelas.

Setelah corat-coret sambil ngobrol sama Mega, temen yang duduk sebelah gue, dan juga sesekali lihatin muka dosen dan pura-pura ngangguk-ngangguk selama kira-kira 1,5 jam, gue lihat kertas, tahu-tahu udah jadi gambar ini. Yaudah deh akhirnya gue tanda tangan aja dan gue upload deh di Twitter dan blog! Gak peduli sama cerita gue? Yaudah pergi sono! "Ceilee gitu aja ngambek ~ Senyum dong :3" Berisik lo homo!

Udah dulu ya, males nih gue ada si homo yang berisik banget itu.

Oh ya, maksud dari gambar yang gue kasih judul "Hobbies at Corner" ini ya bisa lo lihat sendiri kan ya? Gue coba nggambar some stuffs yang berhubungan dengan hobi-hobi gue, yang ada di pojok ruangan. Ada kartu yang nunjukin sulap, kertas gambar-pensil-penghapus buat nggambar, palet dan kuas buat ngelukis, dan tentu saja ada gitar juga. So, that is my (useless) product today. Sekian dan terima kasih.